Polri hadiahi 1 juta vaksin untuk masyarakat sehat Indonesia maju

Administrator
194 view
Polri hadiahi 1 juta vaksin untuk masyarakat sehat Indonesia maju
Peninjauan vaksinasi massal 1 juta masyarakat per hari oleh Kapolri dan rombongan dalam momentum hari bhayangkara ke-75.

Jakarta (MAHARDIKA) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan akselerasi terhadap target vaksinasi massal 1 juta vaksin per hari untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity dari COVID-19.

Di tengah momentum hari Bhayangkara ke-75, Mabes Polri pun memberikan hadiah kepada Indonesia dengan mewujudkan target vaksinasi tersebut demi terciptanya masyarakat sehat menuju Indonesia maju.

Polri dan 34 Polda dalam hal ini menjadi institusi yang pertama menggelar vaksinasi massal dengan target 1 juta lebih. Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pun mengapresiasi dan melakukan peninjauan langsung ke kegiatan yang diinisiasi oleh Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan pada 26 Juni lalu.

“Untuk memenuhi target 1 juta orang per hari, kami perlu melakukan percepatan program vaksinasi dengan pengorganisasian yang tepat”, kata Jenderal Sigit dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/6/2021), di Jakarta.

Target itu dipastikan tercapai sesuai dengan tema hari bhayangkara tahun ini yaitu 'Transformasi Polri yang Presisi mendukung percepatan penanganan COVID-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju'.

Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Polri juga menyiapkan Dashboard Highlight terkait dengan vaksinasi yang dapat diakses di https://serbuanvaksinasi.polri.go.id/highlight. Sebanyak 1.285.460 peserta terpantau sudah di vaksin.

Publik dapat melihat secara real time total masyarakat yang sudah dilakukan vaksinasi serta provinsi mana yang terendah dan tertinggi jumlah yang telah dilakukan vaksinasi.

Demi menciptakan data akuntabel, Polri turut menggandeng Dirjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes RI untuk pemantauan jumlah vaksinasi. Hingga saat ini dalam pengitungan lembaga itu setidaknya sudah 1.285.353 orang telah disuntik vaksin.

Tak hanya itu, Polri melibatkan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) dalam pengitungan vaksin. Dari Dashboard itu tercatat sudah 1.301.663 divaksin.

Jenderal Sigit menambahkan, untuk terus mempertahankan tren 1 juta vaksin sehari pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi, diantaranya adalah setiap provinsi menyiapkan minimal 3 sentra vaksinasi di Provinsi, Bidokkes, RS Bhayangkara, dan sentra di Mapolda.

Untuk sentra Polda di provinsi disiapkan percepatan 5 sentra vaksin, Polres minimal 2 sentra vaksin, Polres di pulau Jawa Polresta-Polrestabes minimal 3 sentra vaksin.

Mantan Kapolda Banten itu mengklaim perlu adanya pengamanan dan percepatan distribusi vaksin dari biofarma ke kabupaten/kota selanjutnya untuk kegiatan vaksinasi. Selanjutnya, mobilisasi masyarakat atau peserta oleh Ditbinmas dan Bhabinkamtibmas Polsek dan Polres guna mengantisipasi hoaks atas KIPI atau kehalalan vaksin terutama astrazeneca.

“Kita membentuk 12 rayonisasi vaksinator yang disiapkan Polri sebagai tenaga vaksinator tambahan dalam rangka pendampingan kegiatan vaksinasi nasional yakni sebanyak 1.600 personel”, sebut Jendral Listyo Sigit.

Tak hanya itu, nantinya juga akan disiapkan Tim Revaco atau resimen vaksinator untuk mengisi kegiatan vaksin di sentra yang kekurangan vaksinator seperti Kepri, Riau, Jabar, Jateng, dan Jatim.

Dalam proses vaksinasi, Polri tetap bakal meminta jajaran untuk melakukan pemantauan kepada masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) 5M. Semua upaya yang dilakukan oleh Polri adalah berdasarkan asas Salus Populi Supreme Lex Esto atau keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi.

Penulis
: Administrator
Editor
: Hendra Ambarita
Sumber
: Humas Polda Sumut
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers tidak menjadi tanggungjawab Media Online mahardikanews.com Hubungi kami: redaksi@mahardikanews.com