Sebagai Bentuk Protes Terhadap RAPP, Saparuddin Sampaikan Aspirasi Ke DPRD Pelalawan

Administrator
82 view
Julianton S
Protes Terhadap RAPP : Spanduk Saparudin warga Pelalawan bertuliskan protes terhadap PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang disampaikan, Senin (29/3), ke DPRD Pelalawan (Foto MHP/Julianton S) 

Pangkalan Kerinci (Mahardikanews)

Siapa yang tidak kenal dengan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP ), yang merupakan sebuah perusahaan atau industri yang bergerak didalam bidang produk pulp (bubur kertas) dan paper (kertas) dan merupakan suatu perusahaan pulp yang terbesar di Asia Pasifik.

Menurut sumber dari Unversitas Komputer Indonesia tentang Tinjauan Umum PT. RAPP, Perusahaan Riau Pulp and Paper ini berdiri pada awal tahun 1992, dimana pada saat itu dilakukan survey lapangan untuk lokasi pabrik yang berada di kota Pangkalan Kerinci. Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Kemudian dilanjutkan dengan masa proyek kurang lebih 2 tahun, mulai Januari hingga Maret dilakukan Start-up running test pabrik, dan pada tahun 1995 dimulailah masa Comisioning Production. Dan pada tahun selanjutnya dilakukan survey untuk pabrik kertas yang berada di area pabrik pulp.

PT RAPP ini tergabung di dalam sebuah anak perusahaan dari APRIL Group (The Asia Pacific Resources International Holding's Ltd). Dimana APRIL itu sendiri adalah salah satu perusahaan yang memimpin pulp and paper di dunia.
APRIL memiliki kantor pusat yang berada di Asia yaitu Singapura, dimana APRIL ini memiliki wilayah produksi utama dan terbesar yang beroperasi di wilayah Indonesia dan China.

Saparuddin Seorang warga yang berusia 48 tahun yang berdomisili di Pangkalan Kerinci kabupaten Pelalawan datang ke Kantor DPRD Pelalawan pada Senen 29/3/2021 untuk menyampaikan aspirasinya sebagai bentuk Protes dengan membawa spanduk putih berukuran lebar yang bertuliskan keluhan terhadap PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang beroperasi sejak lama di kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.

Kedatangan Saparudin disambut oleh Ketua DPRD Pelalawan Baharudin.SH dan didampingi oleh Wakil Ketua Komisi II Carles SSos.

Demikian Yang disampaikan Ketua DPRD Pelalawan Baharudin SH Lewat Via WhatsApp di Grup Pengurus PJI Pelalawan Senen (29/3/2021) sekira pukul 15.50 Wib.

Sapar datang dengan sendiri ke Gedung DPRD Pelalawan sebagai bentuk demo ke Perusahaan Raksasa tersebut dengan alasan kalau Perusahaan yang mengelola kayu menjadi bubur kertas tersebut memiliki tanggung jawab yang sangat besar, alasannya karena terdapat beberapa perubahan iklim dan lingkungan akibat zat kimia yang digunakan PT RAPP untuk bekerja.

Diwaktu yang sama Ketua DPRD Pelalawan Baharudin SH Ketika dikonfirmasi Media Ini Mengatakan, Aspirasi dari Saparuddin sudah kita Tanggapi, nanti akan Sampaikan dan akan kita Rekomendasikan pada komisi II untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dengan perusahaan dan dinas terkait seperti DLH,” ujarnya.

Pantauan media ini dilapangan, Demo dengan sendirian dan bermodalkan spanduk bertulis kan uneg-unegnya Sapar mengatakan, sudah sewajarnya Perusahaan raksasa ini berkontribusi kepada masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan terutama bagi generasi penerus bangsa yang berada di sekitar lingkungan Perusahaan yang hanya menggaruk keuntungannya sendiri.

Sapar juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk tegas dalam menyelesaikan masalah tersebut, karena bagaimanapun juga Kepentingan dan Keselamatan dari masyarakat harus diutamakan daripada kepentingan perusahaan yang hanya mencari keuntungan semata.

Kepada Awak Media Ketua DPRD Pelalawan juga menyampaikan
Kalau pihaknya terbuka dalam menerima aspirasi rakyat atau masyarakat, di kabupaten Pelalawan ini seperti yang disampaikan Saparuddin ini. Tentu untuk langkah selanjutnya DPRD akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perusahaan serta dinas terkait kata nya. (Julianton S)

Penulis
: Julianton S
Editor
: Maruba Habeahan