Perlu Sosialisasi dan Komunikasi Yang Baik Untuk Memperkuat Literasi Kebencanaan

Administrator
170 view
Perlu Sosialisasi dan Komunikasi Yang Baik Untuk Memperkuat Literasi Kebencanaan
JPH
Kegiatan Kemanusiaan : Suasana perbaikan dampak banjir bandang, Kamis (4/11/2021) dan kegiatan kemanusiaan, Jumat (5/11/2021) di Kota Batu Malang Jawa Timur (Foto MHP/JPH)

Jakarta (Mahardikanews.com)

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia melalui tim relawannya Blue Helmet telah bergerak cepat ke daerah terdampak korban banjir bandang di Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (4/11/2021) lalu. Bahkan langsung mengirim Relawan Blue Helmet Pasuruan Raya pada dinihari esok harinya Jumat(5/11/2021) untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Kota Batu.

"Dalam hitungan jam, tim assement dan rescue Blue Helmet sudah tiba di daerah terdampak banjir bandang " kata Sufialdi, Komandan Nasional Blue Helmet dalam keterangannya, Selasa (9/11/2021).

Menurut Sufiladi, Relawan Blue Helmet diterima langsung Basarnas Jatim, mengingat langkah sigap dan tanggap Blue Helmet terhadap bencana alam yang menimpa masyarakat khususnya di Kota Batu sangat membantu upaya pemerintah.

Ketua DPW Partai Gelora Jatim Muhammad Sirot juga terjun langsung ke lokasi daerah yang terdampak cukup parah sekaligus tempat penampungan pengungsi.

Dalam kesempatan ini, Partai Gelora dan Blue Helmet langsung menyerahkan dana bantuan untuk kegiatan operasional dan kebutuhan para pengungsi.

Gus Sirot, panggilan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah ikut meringankan beban derita para pengungsi.

Dikatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan evakuasi korban banjir bandang, karena diperkirakan masih ada tiga warga Dusun Sambong Desa Bulukerto yang masih hilang.

"Blue Helmet menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang meninggal, juga kepada keluarga yang telah kehilangan keluarganya yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian," kata Achmad Hasan.

Sufialdi menambahkan, bencana geologi dan hidrometeorologi akhir-akhir ini terjadi dalam skala kecil maupun besar sehingga menjadi tugas para relawan untuk membantu pemerintah baik dalam tahapan mitigasi, kesiapsiagaan dan tanggap terhadap bencana yang terjadi.

"Seharusnya kita bisa meminimalisir dampak bencana yang ada, apalagi bencana hidrometereologi dengan mitigasi dan kesiapsiagaan yang baik," ujar Sufialdi sembari menyebutkan bahwa kondisi cuaca bisa diprediksi dan dampaknya juga bisa diperkirakan, apalagi pemerintah sudah memiliki peta bencana.

Hanya saja perlu sosialisasi dan komunikasi yang baik ke masyarakat untuk memperkuat literasi kebencanaan agar rakyat paham kondisi dan tanggap terhadap musibah .

Berdasarkan data BNPB, banjir bandang di Kota Batu mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Dampak kerugian sementara hingga saat ini adalah 89 KK terdampak, 35 rumah rusak, 33 rumah terendam lumpur, 7 unit mobil, 73 unit sepeda motor, 107 ekor hewan ternak dan 10 kandang rusak. (JPH)

Penulis
: JPH
Editor
: Maruba P Habeahan
Sumber
: Release